Selasa, 17 Desember 2013

LAporan Field Trip Avertebrata




 

                                                                        LaporanPraktikumAvertebrata
                                                                                    Senin,10Juni 2013


FIELD TRIP PREPARAT DI PANTAI PASAURAN ANYER
KABUPATEN SERANG
Oleh:
Aulia Yuaninda
(4443121312)

JURUSAN PERIKANAN
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA
2013

PENDAHULUAN

            Avertebrata air adalah hewan air yang tidak mempunyai tulang belakang dan susunan pencernaannya terletak dibawah saluran pencernaan. Avertebrata air terbagi menjadi delapan filum yaitu: Porifera, Coelenterata, Echinodermata, Mollusca, Platyhelminthes, Nemalthelminthes, Annelida, dan Anthropoda.

Tujuan
Tujuan pada Field trip mata kuliah avertebarata perairan ini adalah untuk melaksanakan kuis ketok praktikum avertebrata perairan dan untuk mengetahui preparat dalam praktikum avertebarata perairan yang ada di sekitar Pantai Pasauran, Anyer, Kabupaten Serang.

METODOLOGI

Waktu dan Tempat
Field trip  ini dilaksanakan pada Sabtu, 01 juni 2013 bertempat di Pantai Pasauran Anyer Kabupaten Serang Provinsi Banten.  Pada Pukul 10:00 WIB

Alat dan Bahan
Alat-alat yang digunakan dalam Field trip ini adalah kertas hvs, kertas polio bergaris dan alat tulis. Bahan yang digunakan yaitu preparat praktikum avertebrata perairan yang ada di sekitar Pantai Pasauran tersebut. 

Prosedurkerja
Prosedurkerja yang di lakukan pada Field trip ini yaitu mahasiswa dibagi menjadi beberapa kelompok, kemudian dengan kelompoknya mencari preparat mata kuliah avertebrata perairan lalu menggambarkannya pada kertas polio tersebut.


HASIL DAN PEMBAHASAN
Hasil yang didapatkan pada Field trip matakuliah avertebrata perairan ini yaitu :
a.       Anadara sp.
Habitat di pantai, memiliki 2 cangkangberwarnaputih, jalur-jalur radial yang terpusat ke arah umbo.Bergerak dengan kaki otot yang berbentuk seperti kampak.
b.      Strombus sp.
Tutup cangkang menyerupai gasing, mulut cangkang (aperture) melebar ke arah luar. Lekukan stromboid di sisi kanan anterior cangkang, tepi cangkang bagian luar menebal. Permukaan cangkang rata tanpa tonjolan, tutup cangkang seperti sabit dengan 7-8 buah gerigi di salah satu sisinya. Lapisan luar cangkang dihiasi dengan garis-garis seperti jala yang bewarna kuning tua.
c.       Murex sp.
Habitat di daerahpantai yang berlumpur, lapisan luar cangkang dipenuhi garis-garis spiral danduri-duri, spire pendek, duri dangigi menebal kearah bibir luar cangkang, siphonal canal sangat panjang, kepala dilengkapi probosisretrakil yang panjang serta tentakel pendek. 
d.      Conus sp.
Habitat di daerahpantai yang berlumpur, cangkang berbentuk khas yang meruncing, spire sangatpendek, body whorl agak besar dan panjang, kepala dengan sepasang tentakel, gigi radula berkembang menjadi penyengat untuk menyerang dan melumpuhkan mangsa.
e.       Favitessp.
Pada umum nya hidup berkoloni dengan jalan gemmatia kesamping, kadang-kadang gemmatia berkunpul ditengah sehingga terjadi suatu koloni yang padat. Skeleton terbentuk oleh epidermis yang berasal dari CaCO3 dan berbentuk seperti mangkuk. Apabila skeleton dibentuk oleh satu polip maka disebut Corralit, namun bila dibentuk oleh satu (1) koloni maka disebut Corallium.Corallium dibentuk oleh epidermis basis dan collumnia serta polip terdapat di dalamnya.Bentuk dari polip itu sendiri hamper simetris ,serta tidak memiliki jarak antar polip. mempunyai 6 tentakel sederhana yang tidak bercabang pada tubuhnya dan memiliki fungsi sebagai conus yang berongga.
f.       Acropora sp.
Pada umumnya hidup berkoloni dengan jalang emmatia kesamping, kadang-kadang gemmatia berkunpul ditengah sehingga terjadi suatu koloni yang padat.Skeleton terbentuk oleh epidermis yang berasaldari CaCO3 dan berbentuk seperti mangkuk.Apabila skeleton dibentuk oleh satu polip maka disebut Corralit, namun bila dibentuk oleh satu (1) koloni maka disebut Corallium.

g.      Kepiting.
Kepiting adalah binatang anggota krustasea berkaki sepuluh dari upabangsa (infraordo) Brachyura, yang dikenalmempunyai "ekor" yang sangat pendek (bahasaYunani: brachy = pendek, ura = ekor), atau yang perutnya (abdomen) sama sekali tersembunyi di bawah dada (thorax). Tubuh kepiting di lindungi oleh kerang kaluar yang sangatkeras, tersusun darikitin, dan d ipersenjatai dengan sepasang capit.Ketam adalah nama lain bagi kepiting.
h.      Teripang
Teripang atau trepan atau timunlaut adalah istilah yang diberikan untuk hewan invertebrata Holothuroidea yang dapat dimakan.Iatersebarluas di lingkungan laut di seluruh dunia, mulai dari zona pasang surut sampai laut dalam terutama di Samudra Hindia dan Samudra Pasifik Barat.

i.        Spongia sp.
Spongia sp memiliki banyak pori pada permukaan tubuhnya yang merupakan awal dari system kanal (saluran air) yang menghubungkan daerah eksternal dan daerah internal. Tubuhnya dilengkapi dengana pendiks dan bagian yang dapat digerakkan .Bentuk tubuh menyerupai batang dengan ada beberapa cabang  yang bentuknya lebih kecil dari batang utamanya.Warna tubuhnya putih keruh coklat .


KESIMPULAN
Jadi dengan didakan nya Field trip k panatai pasauran ini tidak salah karena banyak terdapat hewan Avertebrata perairan yang khususnya air laut sehingga kami pun bisa melihat langsung dan mengetahui langsung habitat nya .Ini sangat menyenangkan dan sangat menambah ilmu

DAFTAR PUSTAKA
http://www.nautic-seafood.com/                                                    

LAMPIRAN
Acropora sp. Phylum :Coelenterata
Conus sp. Phylum :Molusca
 Lymnea sp. Phylum :Molusca
Murex sp. Phylum :Molusca  
 Favites sp. Phylum :Coelenterata
 Strombus sp. Phylum : Molusca
Spongia sp. Phylum :Porifera



  Anada$ra Sp. Phylum :Molusca


Tidak ada komentar:

Posting Komentar